Jumat, 20 Juli 2018

TwoActivity Android Studio

Berikut adalah langkah-langkah untuk membuat aplikasi TwoActivity di Android Studio: Setelah anda mengetahui hal yang harus di pelajari, langsung saja kita mulai langkah-langkah membuat TwoActivity di Android Studio: 1. Buka Android Studio 2. pilih file → pilih creat new
3. Pilih Versi Android. disini saya memakai Android 4.0.3 (IceCreamSandwich)
4. Pilih Desain yang akan dipakai disini saya memakai Empty Activity
5. Biarkan tampilan seperti itu tidak usah di ganti
Tunggu sampai lembar kerja siap untuk di pakai dan semua proses telah selesai 6. script pada activity_main.xml seperti di bawah ini :
7.ctivity_second.xml seperti di bawah ini :
8.Lakukan hal yang sama masukan Script pada MainActivity.java
9.script selanjutnya pada dimens.xml seperti di bawah ini :
10. Script colors.xml
11. Script ids.xml
12. Script styles.xml seperti di bawah ini
13. Script styles.xml seperti di bawah ini
11. Masukan Artikel yang kita inginkan dalam Script di bawah, gunakan artikel yang sudah ada jadi tinggal copy isi dari artikel tersebut
12. Berikut adalah hasil dari TwoActivity

Scrolling Text Android Studio

Dalam kesempatan kali ini saya akan menjelaskan bagaimana cara membuat aplikasi Scrolling Text di Android Studio. Langsung saja... Sebelum anda membuat projek baru, ada beberapa hal yang anda harus ketahui terlebih dahulu dalam mekalukan praktek pembuatan Scrolling Text yaitu: 1. Membuat aplikasi Scrolling Text. 2. Menambahkan dua elemen TextView untuk heading dan subheading artikel. 3. Menggunakan gaya dan warna TextAppearance untuk heading dan subheading artikel. 4. Menggunakan tag HTML dalam string teks untuk mengontrol pemformatan. 5. Menggunakan atribut lineSpacingExtra untuk menambahkan spasi baris agar meningkatkan keterbacaan. 6. Menambahkan ScrollView ke layout untuk mengaktifkan pengguliran elemen TextView. Menambahkan atribut autoLink untuk mengaktifkan URL di teks agar aktif dan bisa diklik. Setelah anda mengetahui hal yang harus di pelajari, langsung saja kita mulai langkah-langkah membuat Scrolling Text di Android Studio: 1. Buka Android Studio 2. pilih file → pilih creat new
3. Pilih Versi Android. disini saya memakai Android 4.0.3 (IceCreamSandwich)
4. Pilih Desain yang akan dipakai disini saya memakai Empty Activity
5. Biarkan tampilan seperti itu tidak usah di ganti
Tunggu sampai lembar kerja siap untuk di pakai dan semua proses telah selesai 6. Masukan Kode/ Script di bawah ini:
7. Masukan pula pada dimens.xml seperti di bawah ini :
8. Kemudian masukkan Script colors.xml
9. masukkan Script styles.xml
10. Terakhir masukkan Script strings.xml seperti di bawah ini, artikel yang ingin di masukkan sesuai keinginan.
11. dan inilah hasil akhir dari projek yang telah di buat tadi :
Sekial tutorial dari saya maaf jika masih banyak kekurangan dan kesalahan :)

Intent Eksplisit dan Intent Implisit Pada Android Studio

Apa itu Inten ? Intent adalah pesan terhubung yang bisa di gunakan dalam aktivitas untuk meminta tindakan dari aktivitas lain atau dari aplikasi lain. Fungsi intent untuk memulai satu aktivitas dari aktivitas lainnya dan meneruskan data di antara aktivitas. inten terdiri dari dua jenis yaitu Inten Eksplist dan Implisit, berikut adalah sedikit penjelasan tentang keduanya : 1.Inten Eksplisit adalah intent yang targetnya Anda ketahui. Anda sudah mengetahui nama kelas yang sepenuhnya memenuhi syarat dari aktivitas spesifik tersebut. 2. Intent implisit adalah intent yang nama komponen targetnya tidak Anda ketahui, namun memiliki tindakan umum untuk dikerjakan. Dalam praktik ini Anda akan belajar tentang intent eksplisit. Anda akan mempelajari tentang intent implisit pada praktik berikutnya. Berikut adalah Perbedaannya 1. intent implisit = mengetahui tempat asal layout akan tetapi tidak mengetahui arah tujuannya 2. inten eksplisit = mengetahui tempat asal layout dan mengetahui arah tujuannya Sekian sedikit penjelasan tentang pengertian dan perbedaan Inten Eksplisit dan Implisit Semoga bermanfaat.....

Hello Toast

Tutorial Hello Toast Menggunakan Android Studio kali ini saya akan membagikan tentang bagaimana membuat aplikasi Hello Toast dengan menggunakan Android Studio Langsung ke projek 1. Buka Android Studio terlebih dahulu 2. Klik File , New , New Project, lalu isikan Application nama dengan HelloToast
3. Langkah pertama berikan script di bawah ini pada activity_main.xml
4. Kemudian berikan Script selanjutnya pada MainActivity.java
5. Berikan Script selanjutnya pada color.xml
6. Pada dimens.xml berikan Script berikut :
7. Langkah terakhir pada strings.xml berikan Script berikut :
Kemudian kita run project yang sudah kita buat, contoh hasil nya seperti di bawa ini : Run aplikasi tersebut di Melalui Emulator atau Handphone, contooh yang saya buat di rum menggunakan Handphone.

Kamis, 19 Juli 2018

Linear Layout, Relative, dan Constrain

Perbedaan Layout Liner, Relatvie, dan Constrain Sebelum mengenal lebih jauh tentang ke 3 Layout tersebut alangkah baiknya kita terlebih dahulu mengenal tentang apa itu layout? Layout adalah sesuatu yang mendefinisikan struktur visual untuk pengguna atau dapat dikatakan juga sebagai suatu tampilan yang ditampilkan kepada pengguna. Yang akan dibahas kali ini adalah Relative Layout, Linear Layout, dan dan Constraint layout. 1. LINEAR LAYOUT Linear Layout adalah grup tampilan yang meluruskan tampilan anak di dalamnya secara horizontal maupun vertikal. Vertikal Linear Layout menempatkan posisi 1 objek per baris, sedangkan Horizontal Linear Layout menempatkan posisi 1 objek per kolom.
2. RELATIVE LAYOUT Relative Layout adalah jenis layout yang mengatur tata letak child element menggunakan posisi relatif. Mungkin agak sedikit membingungkan, yang dimaksud relatif disini adalah letak suatu child mempunyai ketergantungan dengan child lain atau dengan parent nya.
3. CONSTRAINT LAYOUT Constraint Layout adalah Layout yang serupa dengan Relative Layout tetapi lebih fleksibel. Layout ini mengelompokkan tampilan anak menggunakan titik jangkar (koneksi ke tampilan lainnya), tepi, dan panduan untuk mengontrol bagaimana tampilan diletakkan relatif terhadap elemen lain di layout. ConstraintLayout didesain untuk membuat tampilan mudah diseret dan dilepaskan di editor layout Android Studio.
Jadi intinya semua layout memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Linear Layout hanya dapat meletakkan 1 objek setiap baris atau kolomnya dan harus sejajar penempatannya namun linear layout dapat menyesuaikan letak objek jika diaplikasikan di layar yang berbeda ukurannya, Relative Layout dapat secara bebas mengatur objek objek yang kita tempatkan namun objek dapat bertumpuk jika di aplikasikan di layar yg ukurannya berbeda, sedangkan Constraint Layout sama bebasnya seperti Relative namun lebih fleksible sehingga lebih mudah.